PHENMA 2016

Analisis Beban Kerja Karyawan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Ibu Wiwin Widiasih, S.T., M.T., dan ibu Hilyatun Nuha, S.T, M.T., Dosen Teknik Industri Untag Surabaya, tengah meneliti beban kerja karyawan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Penelitian ini berhasil didanai oleh Ristekdikti.

Sebagaimana diketahui,  Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Surabaya yang memilki visi yaitu terwujudnya Universitas unggul berbasis nilai dan karakter Bangsa. Adapun salah satu misinya adalah memberdayakan (empowering). Untuk memberdayakan sumber daya Universitas tersebut,  terlebih dahulu perlu di ketahui beban kerja karyawan.

“Selama ini belum pernah dilakukan kajian untuk beban kerja. Sehinga nanti kita akan melakukan berdasarkan job description-nya kemudian juga berdasarkan analisis dari beban mentalnya (NASA-TLX)” kata Ibu Wiwin saat dikonfirmasi di ruangannya hari Rabu (07/02/2018).

NASA TLX adalah kebutuhan mental, fisik, waktu, tingkat frustasi, performansi dan tingat usaha. Kebanyakan penelitian - penelitian sebelumnya menggunakan salah satu pendekatan fisik saja atau mental saja.

“Kedua pendekatan tersebut digunakan karena dilihat secara garis besar, unit-unit kerja di Untag Surabaya pekerjaannya tidak fisik, melainkan lebih ke mentalnya. Dengan membuat suatu analisis yang tepat, diharapkan kinerja SDM lebih efisien dalam bekerja”. Tambah Ibu Hilya.

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, pertama untuk mengetahui aktivitas-aktivitas karyawan pada unit organisasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sesuai job description. Kedua, melakukan perhitungan beban kerja sesuai dengan beban kerja mental dan beban kerja fisik pada karyawan di lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Luaran yang ditargetkan adalah publikasi ilmiah yang dimuat pada Jurnal Nasional tidak terakreditasi sebagai jenis luaran wajib, serta publikasi ilmiah yang dimuat di Prosiding Nasional.

Untuk membuat penelitian yang dapat deterima Ristekdikti, Ibu Wiwin dan ibu Hilya menyampaikan bahwa format penulisan harus sesuai dengan buku pedoman Ristekdikti, kemudian sering mengikuti klinik yang diadakan oleh LPPM Untag Surabaya, dan tentu saja keterbaruan dari keilmuan tersebut

Kedua Dosen Teknik Industri tersebut menyampaikan terima kasih pada Ristekdikti yang mendanai penelitian, LPPM Untag Surabaya serta seluruh unit Untag Surabaya yang telah bekerja sama membantu penelitian ini.