L o a d i n g
M

apro Berikan Materi Mitigasi dan Edukasi Hidup di Daerah Rawan Bencana


Melalui media ular tangga, 20 siswa SDN 4 Slahung Ponorogo mendapat materi mitigasi dan edukasi hidup di daerah rawan bencana, Sabtu (7/12). Pada papan permainan yang dibagi dalam kotak-kotak kecil dengan sejumlah gambar “tangga” atau “ular” itu, mahasiswa Magister Psikologi Profesi (Mapro) UNTAG Surabaya menyelipkan materi mitigasi bencana. Cara bermain ular tangga ini sama dengan ular tangga pada umumnya. Bedanya, kepala ular yang menjulur diganti dengan gambar tanah longsor, banjir, hingga penebangan hutan.

 “Adik-adik siswanya ini kan masih kecil, jadi kami lebih bermain visual,” terang Ria Indi Setyanugraha, salah satu mahasiswa Mapro UNTAG Surabaya. Edukasi yang dia dan kelompoknya lakukan memang lebih banyak menggunakan media gambar dan juga wayang orang yang terbuat dari flanel. Hal tersebut, sambungnya, agar lebih memudahkan siswa yang terdiri dari kelas satu, dua dan tiga itu memahami materi. “Dibuat have fun aja tadi edukasinya, biar kalau ada bencana tanah longsor itu mereka melihatnya ngga seram, kalau ada bencana langsung lari, dan sebagainya,” lanjutnya.

Lain halnya dengan Indi, Rekna Eka Purnamasari menggunakan media drama story telling. “Kepengennya adik-adik enjoy menikmati bukan sekedar materi,” jelasnya. Dia dan kelompoknya sendiri mendapat jatah mengedukasi siswa kelas empat, lima hingga enam. Oleh karenanya, media permainan tradisional juga dia selipkan dalam memberikan edukasi. “Disamping melatih ketangkasan, juga agar mereka tanggap sigap saat ada bencana,” tuturnya.

Kabupaten Ponorogo memang menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang rawan bencana, khususnya tanah longsor. Memasuki musim penghujun, sejumlah wilayah cukup berpotensi terjadi tanah longsor. Salah satunya di desa Slahung, Kecamatan Slahung Ponorogo. Menjadi salah satu rangkaian pengabdian masyarakat (abdimas), LPPM UNTAG Surabaya kemudian menggandeng 18 mahasiswa Mapro Fakultas Psikologi untuk memberikan edukasi hidup di daerah rawan bencana pada masyarakat.

“Ini merupakan rangkaian abdimas LPPM sekaligus dalam rangka program studi Magister Psikologi Profesi UNTAG melakukan kuliah lapangan dengan materi mitigasi bencana pada adik-adik Sekolah Dasar (SD),” ungkap Dr. IGAA Novie Ekayati, M.Si., Psikolog, Kaprodi Mapro UNTAG Surabaya. Dalam penyampaian edukasi ini tidak hanya berlokasi di SDN 4 Slahung, melainkan juga di SDN 7 Slahung, Ponorogo. Pemilihan siswa Sekolah Dasar ini, terang Novie, sebagai objek edukasi pertama atas dasar kemudahan pemahaman materi dan harapan untuk menjadi bekal kedepannya.

Novie melanjutkan, “Kami mohon ijin dan terimakasih sebesar-besarnya berkenan pada kunjungan kami dan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat secara langsung di sini.” (ua)