Berita Alumni

Peran Lulusan Teknik Industri Dalam Industri Manufacture

Dalam memasuki dunia kerja, seseorang harus terlebih dahulu mengetahui peran penting dan kunci mencapai kesuksesan di tempat kerja yang di inginkan. Menurut Ir. Singgih Widodo, Alumni Prodi Teknik Industri UNTAG Surabaya yang berprofesi sebagai Manager Division Pemasaran 2 Jakarta, PT. Barata Indonesia (Persero) bahwa profesi apapun untuk mencapai kesuksesan adalah dengan memiliki softskills yang baik sehingga akan mampu membentuk anda sukses ditempat kerja.

Softskills adalah keahlian sosial (social skill) yang dimiliki  oleh pribadi bersangkutan, kemampuan bagaimana seseorang berhubungan dengan orang lainnya dan setiap orang memiliki tingkatan (level) softskills yang berbeda,

" Tidak hanya profesi Teknik Industri, tetapi untuk keseluruhan. Jika ingin memasuki dunia kerja tidak cukup hanya dengan Hardskills saja, tapi ada hal penting lain yang harus di miliki yaitu softskills. Karena kemampuan atau kualifikasi teknik dapat membuat anda diterima di pekerjaan, tetapi yang membentuk anda sukses ditempat kerja adalah apa yang dinamakan oleh tenaga ahli atau ekspert sebagai softskill. " ucapnya pada acara Seminar Profesi Teknik Industri di Graha Wiyata Lt. 9 UNTAG Surabaya, Selasa (9/05/2017)

Jika Mahasiswa Teknik Industri berbicara mengenai Profesi Teknik Industri, lanjutnya, maka harus mengatahui terlebih dahulu apa peran lulusan Teknik Industri dalam industri manufacture dan bagaiamana membangun interface yang efektif dalam dunia industri.

" Agar mampu membangun interface yang efektif dalam dunia industri yaitu perlu adanya komunikasi antara perguruan tinggi dan industri, sehingga dapat memaksimalkan peran lulusan teknik industri dalam industri manufacture khususnya,  " ungkapnya

Jika dilihat peran disiplin teknik industri dari portofolio profil lulusan teknik industry. S1: terutama sebagai system implementator, sedikit system designer, dan sangat sedikit system innovator, S2: terutama sebagai system designer, system implementator berkurang dan system innovator sedikit, S3: terutama sebagai system innovator,  system designer kurang, dan system implementator sangat kurang. " Maka dimana anda akan bekerja ? " kata laki-laki kelahiran kota Surabaya tersebut.

Banyak divisi, seperti di sistim manufacture, bidang keahlian manajemen industri, bidang keahlian Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi, Divisi Produksi, Divisi Engineering, Divisi PPIC / Gudang (Warehouse), Divis HSE (Health Safety & Environmental), Divisi SHE (Keselamatan, Kesehatan, Lingkungan), Divisi Pemeliharaan (Maintenance), Divisi Perencanaan Biaya, Divisi Pengendalian Mutu (Quality Control), Divisi R & D, Divisi dan Divisi  lainnya (Purchasing atau Marketing). Tetapi hampir seluruhnya tidak terkait dengan teknik industri seperti divisi purchasing atau divisi marketing. Akan tetapi banyak perusahaan yang mempekerjakan industrial engineer untuk divisi ini karena industrial engineer dikenal sebagai pemahaman yang lebih baik teknik maupun bisnis.

Ada beberapa karir untuk Sarjana Teknik Industri ucap Deputy Business & Devlp, yaitu Project Engineer, Project Planning & Control, Project Cost & Control, Quality Assurance, Sales & Marketing.

" Bangun kompetensi anda agar tumbuh baik di Lingkungan manufacture, " tutup Ir. Singgih Widodo dalam acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Prodi Teknik Industri tersebut.

Lokakarya Penguatan Kapasitas Perancangan Kurikulum Berbasis KKNI Dan SN-DIKTI

UNTAG Surabaya menyelenggarakan Lokakarya Penguatan Kapasitas Perancangan Kurikulum Berbasis KKNI dan SN-Dikti. Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room 1 Gedung Graha Wiyata lantai 1 tersebut diikuti 60 peserta, yang terdiri dari kepala program studi, dosen, badan penjaminan mutu, dan unit-unit terkait, Senin (22/5/2017).

Kepala Perencanaan dan Pengembangan Akademik UNTAG Surabaya Dr. Sunu Priyawan, M.Ak saat sambutannya mengatakan, lokarya pada tahun 2017 ini merupakan proses lanjutan dari kegiatan yang sama di tahun 2015. Menurutnya, kurikulum menjadi sangat penting karena merupakan roh dalam pendidikan.

“Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” ucap dosen Fakultas Ekonomi itu. Selain itu, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 telah mengamanatkan agar Kurikulum Pendidikan Tinggi dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

Dr. Sunu yang juga selaku ketua pelaksana lokarya menyebutkan, bahwa beberapa Program Studi (Prodi) di UNTAG sudah menyelesaikan kurikulum berbasis KKNI dan SN-Dikti. Dirinya berharap semua Prodi pada tahun ajaran 2017/2018 sudah menyelesaikan kurikulum berbasis KKNI dan SN-Dikti.

“Semoga pada saat lokakarya ini, bisa membantu untuk menyelesaikan kurikulum berbasis KKNI dan SN-Dikti, dan diharapkan di bulan Juli nanti sudah selesai semua,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNTAG Surabaya Dr. RA. Retno Hastijanti, M.T mengucapkan terima kasih kepada pemateri Lokakarya Penguatan Kapasitas Perancangan Kurikulum Berbasis KKNI dan SN-Dikti yang telah menyempatkan waktu dan bersedia hadir di Kampus Merah Putih.

“Terima kasih juga saya ucapkan kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara ini serta para dosen yang hadir dalam lokarya,” ucapnya.

Dosen Teknik Arsitektur ini menjelaskan, UNTAG Surabaya sudah melakukan transformasi dari kurikulum lama ke kurikulum berbasis KKNI dan SN-Dikti sejak 3 tahun yang lalu. Sedangkan di tahun 2016, 60 prosen Prodi sudah menyelesaikan kurikulum baru.

“Beberapa Prodi masih menjalankan proses tranformasi kurikulum. Upaya yang dilakukan universitas salah satunya dengan pendampingan dalam penyusunannya. Contohnya, seperti kegiatan yang sedang berlangsung sekarang ini,” tambah Dr. Hasti.

Dr. Hasti berharap, dengan terselenggaranya Lokakarya Penguatan Kapasitas Perancangan Kurikulum Berbasis KKNI dan SN-Dikti bisa mempercepat proses transformasi, mengembangkan, dan membangun UNTAG Surabaya menjadi lebih baik lagi.

Sementara itu, UNTAG Surabaya dalam Lokakarya Penguatan Kapasitas Perancangan Kurikulum Berbasis KKNI dan SN-Dikti mengundang Dr. Kusdi Raharjo, D.E.A dan Dr. Eng. Indradi Wijatmoko, S.T.,M.Eng sebagai pemateri.

HIMARSITA UNTAG Surabaya & PD. Taman Satwa KBS Selenggarakan Sayembara Desain

HIMARSITA UNTAG Surabaya bekerjasama dengan PD. Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) selenggarakan sayembara desain di Auditorium Kebun Binatang Surabaya  ( 18/5/2017). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari acara Archifest 2K17 yang puncak acaranya dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Mei 2017.

Khoudiy Iffiyah ketua HIMARSITA UNTAG Surabaya mengatakan sayembara desain ini bekerjasama dengan kebun binatang Surabaya. Bertujuan menumbuhkan rasa ingin bersaing dalam hal desain dan inovasi, membuat sayembara dengan hasil yang dapat bermanfaat bagi Surabaya, membantu dalam me-redesain sarana umum di KBS serta mengenalkan HIMARSITA UNTAG Surabaya ke khayalak umum.

“ Desain yang dibuat adalah desain kursi taman, tempat sampah, tempat makan satwa dan tempat minum satwa. Lomba diikuti oleh perorangan dan nanti hasilnya akan di gunakan oleh KBS. Lomba desain diikuti kurang lebih 50 peserta dan setelah kami melakukan seleksi desain pada 15 Mei  2017 terpilihlah 5 desain yang masuk dalam tahap presentasi hasil desain. Untuk sistem penilaian yang dilakukan meliputi 4 aspek yang dinilai yaitu Orisinalitas, inovasi, kreativitas dan fungsi,”jelas Khoudiy. 

Adapun 5 desain  terpilih  dan masuk dalam tahap presentasi karya yaitu desai dengan judul: Acarsia cone, walabi tangkas, interfacer, kursi ngelas, kursi kaglo. “ Pengumuman pemenang akan diumumkan pada acara puncak Archifest  2K17 pada 20 Mei 2017 di Gedung UNTAG Studen & Entrepreneurship Center. Hadiah bagi pemenang dari tingkat pelajar maupun  mahasiswa  akan mendapatkan uang tunai , trophy dan sertifikat,”tambah mahasiswa semester 4 tersebut.

“ Semoga kedepan HIMARSITA UNTAG Surabaya bisa membuat banyak hasil karya dan kegiatan  yang bermanfaat lebih bagi mahasiswa, pelajar dan kota Surabaya dan semua itu tidak susah untuk bisa capai,”tutupnya.

Pemerataan Pembangunan Di Semua Sektor Wujud Kebangkitan Nasional

UNTAG Surabaya melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati 109 Tahun Hari Kebangkitan Nasional, tanggal 20 Mei 2017. Upacara Bendera Merah Putih berlangsung hari ini, Senin (22 Mei 2017) bertempat di Lapangan Parkir Utara serta diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan.

Tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2017 adalah, “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan  Nasional”. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam pidatonya mengatakan, Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Yusuf Kalla sejak awal pemerintahan telah mencanangkan penekanan khusus pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunan. Pemerataan pembangunan antarwilayah hendak diwujudkan dengan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Rudiantara menyebutkan, pada awal tahun 2017 ini kesenjangan distribusi pendapatan dan kekayaan penduduk masih sekitar 40 prosen. Menurutnya, persoalan pemerataan hampir merupakan masalah semua bangsa. Bahkan negara-negara maju pun masih berkutat dengan kesenjangan yang sama. Beberapa bahkan mencatat indeks yang lebih tinggi, lebih senjang, dibanding Indonesia.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan aspek pemerataan di segala sektor. Di sektor kelistrikan, pemerintah telah membangun tenagakelistrikan pada 2.500 desa yang belum mendapatkan aliran listrik. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan kebijakan subsidi listrik yang difokuskan pada masyarakat menengah ke bawah, sehingga bisa dilakukan relokasi subsidi listrik sebedar Rp 12 triliun, dialihkan untuk menunjang sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Upaya lain yang dilakukan pemerintah adalah pemerataan pada sektor agraria, sektor kominfo, dan sektor-sektor lainnya.

Rudiantara berharap, agar semua pihak saling menguatkan dan mendahuluan kepentingan bangsa di tengah-tengah persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia. Karena dengan semangat untuk tidak meninggalkan satu orang pun tercecer dalam gerbong pembangunan maka Negara Kesatuan Republik Indonesia akan tetap jaya.

Adapun Inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2017 di UNTAG Surabaya adalah Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Dr. RA. Retno Hastijanti, M.T. Sedangkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiwa (Menwa) Satuan 816 bertindak sebagai petugas upacara.

HIMARSITA UNTAG Surabaya Selenggarakan Kegiatan Archifest 2K17

Himpunan Mahasiswa Teknik Arsitek (HIMARSITA) UNTAG Surabaya selenggarakan kegiatan  Archifest 2K17 mulai tanggal 17-20 Mei 2017 di Kampus UNTAG Surabaya. Archifest 2K17 untuk mengedukasi serta mengembangkan kreatifitas mahasiswa program studi Arsitektur UNTAG Surabaya dan mahasiswa Arsitektur se Jawa Timur.

Khoudiy Iffiyah ketua HIMARSITA UNTAG Surabaya mengatakan kegiatan Archifest 2K17  merupakan program tahunan dari himpunan mahasiswa arsitektur UNTAG Surabaya. Sasaran kegiatan untuk semua mahasiswa Prodi Arsitek se Jawa Timur dan siswa SMA/SMK.  Untuk agenda acaranya terbagi dari: Talkshow City Resilience, Sayembara Sketsa, Sayembara Dasain,Sayembara Karya Tulis Ilmiah, Pameran Arsitektur dan Puncak Acara dengan Temu Alumni Arsitektur serta semua acara terbuka untuk umum dan gratis.

Dibuka dengan acara talkshow City Resilience pada hari ini di gedung Graha Wiyata lantai 9, UNTAG Surabaya, acara Sayembara Sketsa dilaksanakan pada 18 Mei 2017 di Joglo Cak Markeso Kampung Ketandan dan Jalan Tunjungan. Sedangkan untuk Sayembara Desain kita kerjasama dengan Kebun Binatang Surabaya dengan peserta terbuka untuk umum,  adapun kategori lomba yaitu desain tempat makan satwa, desain tempat minum satwa dan desain bangku taman Kebun Binatang Surabaya. Untuk lomba Karya Tulis Ilmiah pesertanya dikhususkan untuk mahasiswa Prodi Arsitektur UNTAG Surabaya,”jelas mahasiswa semester 4 tersebut.

“Untuk acara Puncak pada tanggal 20 Mei 2017 bertempat di Studen Center UNTAG Surabaya. Kita mengundang seluruh alumni Arsitektur UNTAG Surabaya dari angkatan 1985-2016 selain itu juga ada pengumuman pemenang lomba, pameran Arsitektur serta perform dari Himarsita UNTAG Surabaya, UKM Teater Kusuma UNTAG Surabaya dan UKM Marching Band . Semoga semua kegiatan Archifest 2K17 bisa berjalan dengan lancar, Himarsita semakin lebih baik, dikenal oleh semua orang dan semakin maju,”tutupnya.

Muhammad Faizal, ST.,MT selaku ketua Prodi Arsitektur UNTAG Surabaya juga mengatakan untuk acara ini sebagai gambaran bahwa di dalam mengembangkan Prodi Arsitektur secara kelembagaan kita dituntut untuk bersinergi dengan Unversitas dengan pemberdayaan dan penguatan di bidang akademik dan non akademik. Untuk  Archifest 2K17 mengangkat tema Ciber City jadi kita ingin mengetahui tentang kota ditinjau dari segala dimensi permasalahannya, sehingga acara dibagai dengan beberapa jenis kegitan. Semoga dengan kegiatan ini mahasiswa bisa selalu bersinergi, memberikan kontribusi ilmu yang positif baik segi akademik dan non akademik.